Selasa, 04 Oktober 2016

Perbandingan Teks Sastra Novel Moga Bunda Disayang Allah Karya Tere Liye Dengan Ilmu Sosial Oleh: Imdad Hafi Al-Majidi



Perbandingan Teks Sastra Novel Moga Bunda Disayang Allah  Karya Tere Liye Dengan Ilmu Sosial
Oleh: Imdad Hafi Al-Majidi





A.    PENDAHULUAN
1.      Latar Belakang
       Karya sastra sebagai cerminan kehidupan masyarakat, merupakan dunia subjektivi­tas yang diciptakan oleh pengarang yang di dalamnya terdapat  berbagai aspek kehidupan yang saling berkaitan satu dengan yang lainnya. Aspek kehidupan tersebut berupa aspek sosiolologis, psikologis, filsafat, budaya, dan agama. Keberadaan karya sastra tidak dapat dilepaskan dari diri pengarang sebagai bagian dari anggota suatu masyarakat. Sehingga dalam penciptaannya, pengarang tidak dapat terlepas dari lingkungan sosial budaya yang melatarinya.
       Sastra bandingan adalah sebuah studi teks across cultural. Studi ini merupakan upaya interdisipliner, yakni lebih banyak memperhatikan hubungan sastra menurut aspek waktu dan tempat. Dari aspek waktu, sastra bandingan  dapat membandingkan dua atau lebih periode yang berbeda. Sedangkan konteks tempat, akan mengikat sastra bandingan menurut wilayah geografis sastra (Endraswara, 2014:128).
Kajian sastra banding ini  tidak menelaah karya-karya sastra semata-mata, melainkan membicarakan hubungan antara isi karya sastra dengan berbagai disiplin ilmu pengetahuan, agama, dan bahkan juga karya-karya seni.
Berdasarkan hal yang demikian, maka penulis membandingkan teks sastra novel “Moga Bunda Disayang Allah” karya Tere Liye dengan ranah ilmu Sosial mencari pembelajaran atas pengaruh hal yang demikian.
2.      Rumusan Masalah
1)      Bagaimanakah persamaan teks sastra novel “Moga Bunda Disayang Allah” karya Tere Liye dengan ranah ilmu sosial?
2)      Bagaimanakah perbedaan teks sastra novel “Moga Bunda Disayang Allah” karya Tere Liye dengan ranah ilmu sosial?



3.        Manfaat Penelitian
a.       Manfaat Praktis
1)        Dapat  memperluas  khasanah  ilmu  dalam  suatu  karya  ilmiah  terutama bidang bahasa dan sastra Indonesia.
2)        Bagi peneliti, penelitian ini dapat memperkaya wawasan sastra dan menambah khasanahan penelitian  sastra indonesia yang bermanfaat bagi perkembangan sastra indonesia.
3)      Bagi pembaca, penelitian ini dapat menambah minat baca dalam mengapresiasiasikan karya sastra, serta menambah pengetahuan tentang sastra.
b. Manfaat teoritis
Secara teoritis penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan memahami karya sastra
4.        Objek Penelitian
Objek penelitian ini ialah cerita novel“Moga Bunda Disayang Allah” karya Tere Liye
5.        Teori
     Istilah sastra bandingan (Comparatif Literature) di Inggris, yang merupakan adaptasi dari istilah Prancis (Litterature Comparee), sastra bandingan diakui secara akademik di Inggris pada tahun 1921. Ahli sastra bandingan pada saat itu adalah Eric Partridge, yang menerbitkan karyanya tahun 1926 dengan judul Critical Medley. Essays, Studies and Notes in Comparative Literature.
     Munculnya pandangan historis kritis menandai sastra bandingan telah memiliki tahapan panjang dalam mewujudkan karya-karyanya. Kehadiran jurnal sastra bandingan yang representatif sekaligus menunjukkan bahwa segi keilmuan sastra bandingan telah lama menarik perhatian publik, sekurang-kurangnya di Inggris dan Prancis. Kedua negara ini tampaknya memang menjadi ujung tombak terhadap perkembangan sastra bandingan.
     Pembahasan di atas memberikan gambaran tentang kemunculan sastra bandingan. Sepanjang usianya, sastra bandingan dipupuk oleh dan dengan berbagai kegiatan seperti penerbitan jurnal, kuliah, ceramah, dan berbagai penelitian.
Menurut Sapardi Djoko Damono (2005: 1), sastra bandingan adalah sebuah pendekatan dalam ilmu sastra yang tidak menghasilkan teori sendiri. Dengan kata lain, dalam kajian ini dapat   menggunakan teori apa saja selama masih dapat bersangkutan dengan sastra.
Sastra bandingan merupakan kegiatan membandingkan sastra sebuah negara dengan negara lain atau membandingkan sastra dengan bidang lain sebagai keseluruhan ungkapan kehidupan (Endraswara, 2014:9-10)

B.     PEMBAHASAN
1.      Deskripsi novel yang dibandingkan
       Novel ini menceritakan tentang perjuangan seorang ibu yang bernama Bunda HK untuk mengenalkan dunia dan penciptanya pada anaknya yang bernama Melati dan pemuda depresi bernama Karang. Melati, gadis kecil berumur enam tahun. Mukanya lucu menggemaskan, rambut ikal Melati mengombak, pipinya tembam macam donat, bola matanya hitam-legam seperti biji buah leci,dan giginya kecil-kecil bak gigi kelinci. Sampai diumurnya yang ketiga, baru sejenak ia menikmati indahnya hidup, cahaya terang, dan suara suara merdu disekitarnya, semua itu harus direnggut dari dirinya karena sebuah kecelakaan kecil.
Bunda HK dan Tuan HK tak henti-hentinya berusaha menyembuhkan anak semata wayang mereka. Berbagai dokter dan psikiater anak terbaik dari berbagai rumah sakit ternama di ibu kota tak satupun mampu mengatasi melati. Bahkan ada seorang dokter yang mengatakan melati gila karena dalam proses terapi yang dilakukan tim dokter Melati tiba-tiba merajuk marah dan menggigit jari seorang dokter hingga hampir putus.
Suatu ketika Bunda HK mendapat informasi tentang keberadan pemuda yang bernama Karang dari Kinasih, putri dokter Ryan, dokter keluarganya. Pemuda yang dulunya amat penyayang terhadap anak-anak dan mempunyai banyak taman bacaan menjadi pria depresi, pemabuk dan kehidupannya semrawut akibat terkungkung oleh rasa bersalah akibat peristiwa tiga tahun lalu ketika kapal yang ditumpanginya bersama 30 anak asuhnya terbalik saat mereka berwisata air yang pada akhirnya menewaskan 18 anak asuhnya. Bunda HKpun meminta tolong kepada Karang namun Karang juga bersikukuh tak mau menerima tawaran Bunda HK.
Tetapi pada akhirnya Karang berubah pikiran, ia pun mendatangi rumah serba mewah di lereng perbukitan itu dan untuk pertama kalinya juga Karang mandi dan berdandan rapi semenjak peristiwa itu. Awalnya Karang disambut baik oleh keluarga itu tetapi kemudian ia diusir oleh Tuan HK karena perlakuannya yang kasar pada Melati. Tetapi Karang tetap bersikukuh membantu Melati. Akhirnya Tuan HK dan Bunda HK memberi kesempatan pada Karang selama satu minggu. Tak genap satu minggu Karang diusir lagi oleh Tuan HK secara kasar karena ia mendapati Karang mabuk di rumahnya.
Selama beberapa minggu tak banyak perubahan berarti yang terjadi pada Melati, hanya bisa duduk di kursi, makan dengan sendok dan garpu, itu saja. Namun belum genap 21 hari Tuan HK tiba-tiba pulang. Seketika amarahnya meledak saat ia melihat pemuda yang amat dibencinya itu sarapan bersama keluarganya, keributanpun tak terhindarkan. Ditengah keributan itu, tiba-tiba Melati menghilang dari meja makan, merekapun sibuk mencarinya. Dan akhirnya Karanglah yang menemukan Melati di taman sedang bermain air mancur dengan telapak tangannya, Inilah yang selama ini karang tunggu-tunggu, ya, telapak tanganlah penghubung Melati dengan dunia ini. Semenjak itu Melati mulai mengenal Bunda HK, Tuan HK, Karang dan benda-benda disekitarnya. Tuan HK otomatis hilang kebnciannya terhadap Karang. Dan yang paling menggembirakan adalah di suatu malam ketika perkataan Melati bermaksut “Selamat malam bunda, bunda bobo juga ya. Moga bunda disayang Allah.” Akhirnya Karang juga terbebas dari depresi dan kembali merintis taman bacaannya dulu bersama Kinasih.
2.      Persamaan Teks Sastra Novel “Moga Bunda Disayang Allah”  karya Tere Liye Dengan Ranah Ilmu Sosial
1
Novel Moga Bunda Disayang Allah
Ilmu Sosial
“Dengan melihat karang ibu ibu gendut itu merasa sedih dan dalam lirih ibu-ibu gendut itu berdoa agar karang dapat sadar dan kembali kejalannya.”(Tere Liye, 2006;54)

Termasuk simpati yaitu suatu proses dimana seseorang merasa tertarik terhadap pihak lain, sehingga mampu merasakan apa yang dialami sekaligus melakukan sesuatu untuk orang lain.

Analisis : dari kutipan novel dan pengertian simpati pada ilmu social ada persamaan dari keduanya yaitu sama-sama menunjukkan kepedulian atau ikut merasakan apa yang orang lain rasakan tapi tanpa adanya suatu tindakan. Seorang ibu-ibu yang dengan hati nuraninya ikut merasa kasihan kepada Karang yang telah berubah prilakunya, dan berdoa agar Karang segera kembali ke jalan yang benar. Proses sesorang merasa tertarik dengan orang lain. Agar dapat berlangsung, diperlukan adanya pengertian antara kedua belah pihak (Soerjono Soekanto, 2006:50)


2
Novel Moga Bunda Disayang Allah
Ilmu Sosial
Kinasih pelan mengambil tissue di meja dekat ranjang.  Mengelap pipi bunda. Ah saraf tangis itu jelas sekali tidak bisa dipaksa, kalian memang bisa saja tetap terliat seperti ekspresi, terlihat kosong , tapi kantong air mata tidak bisa ditahan, akan keluar dengan sendirinya. (Tere-Liye, 2006;29)

Termasuk empati yaitu kemampuan mengambil atau memainkan peranana secara efektif dan seseorang atau orang lain dalam kondisi yang sebenar-benarnya, seolah ikut merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain disertai dengan sebuah tindakan.
Analisis : dari kutipan novel dan pengertian empati pada ilmu social ada persamaan dari keduanya yaitu sama-sama menunjukkan rasa kepedulian tokoh dan disertai dengan sebuah tindakan. Kinasih sosok wanita yang baik hati, pandai menghibur, dan berjiwa sangat mulia.
Menurut Sutardi (2007) empati dianggap sebagai kelanjutan dari toleransi. Empati dapat dimaknai sebagai kemampuan untuk merasakan apa yang dirasakan orang lain oleh seorang individu atau suatu kelompok masyarakat.

.
3
Novel Moga Bunda Disayang Allah
Ilmu Sosial
Bunda pelan membimbing Melati naik ke tempat tidur birunya. Melati menurut……. Bunda seperti biasa akan menemani hingga Melati sedikit tenang. (Tere Liye, 2006;89)

Kasih sayang adalah perasaan sayang, perasaan cinta atau perasaan suka kepada seseorang.
Analisis :  dari kutipan diatas menunjukkan betapa pedulinya dan sayangnya seorang bunda kepada buah hatinya meskipun dalam kondisi tidak seperti anak-anak lainnya. Itu menunjukkan rasa kasih sayang terhadap sesama individu. Terutama kepada anak yang merupakan karunia pemberian dari Tuhan. Kasih sayang adalah rasa yang timbul di dalam hati yang tulus untuk mencintai, menyayangi, serta memberikan kebahagiaan untuk orang lain, atau siapapun yang dicintainya (Akhmad Jayadi, 2012)



4
Novel Moga Bunda Disayang Allah
Ilmu Sosial
“suatu saat Kinasih percaya, bahkan Melati pasti bisa memanggil ‘Bunda’ dengan sempurna. Memeluk dan menyatakan cintanya kepada Bunda dengan utuh” (Tere Liye, 2006;39)

Motivasi merupkan dorongan, rangsangan pengaruh atau stimulus yang diberikan seoang individu kepada indivdu lain.

Analisis : Kutipan diatas menunjukkan adanya persamaan isi kutipan pada novel dengan ilmu sosial, dimana seorang Kinasih yang mampu memberi semangat berupa motivasi kepada Bunda dengan kata-kata yang lembut. Kinasih percaya bahwa nanti Melati bisa memnggil Bunda. Dorongan yang timbul pada diri seseorang secara sadar untuk melakukan suatu tindakan dengan tujuan tertentu, (Soerjono Soekanto, 2006;67)


3.        Perbedaan Teks Sastra Novel “Moga Bunda Disayang Allah”  karya Tere Liye Dengan Ranah Ilmu Sosial
1
Novel Moga Bunda Disayang Allah
Ilmu Sosial
melati tidak gila!” Bunda mendesisi galak.
hanya orang gila yang bisa menggigit hamper putus jari orang lain, Nyonya!” Salah satu dokter menyela lebih galak, jengkel. (Tere-Liye, 2006 :38).

Motivasi merupkan dorongan, rangsangan pengaruh atau stimulus yang diberikan seoang individu kepada indivdu lain.

Analisis : dari kutipan novel dan pengertian Motivasi  pada ilmu sosial terdapat perbedaan  dari keduanya yaitu pada novel tokoh dokter memberikan pengaruh yaitu rasa menyerah pada tokoh bunda. Hal itu berbanding terbalik dengan interaksi social yang berupa motivasi. Dorongan yang timbul pada diri seseorang secara sadar untuk melakukan suatu tindakan dengan tujuan tertentu, (Soerjono Soekanto, 2006;67)

2
Novel Moga Bunda Disayang Allah
Ilmu Sosial
Anak ini tidak membutuhkan dokter, nyonya! Anak ini membutuhkan rumah sakit jiwa” Bunda dan Tuan HK berkali-kali minta maaf atas kejadian itu. Tapi hanya dijawab dengan kalimat-kalimat menusuk dari tim dokter. (Tere-Liye, 2006 :37).

Dalam suatu interaksi dapat didasarkan pada berbagai faktor, salah satunya adalah sugesti. Sugesti adalah cara pemberian suatu pandangan atau pengaruh oleh seseorang kepada orang lain dengan cara tertentu, sehingga orang tersebut mengikuti pandangan/pengaruh tersebut tanpa berpikir panjang.
Analisis : teks novel di atas merupakan penyimpangan sosial, karena seharusnya seorang dokter yang notabenya berintelektual dan berpendidikan tinggi malah menghina pasiennya. Seorang dokter seharusnya member saran/sugesti yang baik tanpa menyakiti hati orang lain. Sugesti adalah pendapat yang dikemukakan (untuk dipertimbangkan); anjuran; saran. (KBBI, 1996;147)


C.    PENUTUP
1.      Simpulan
Perbandingan dari pesamaan dan perbedaan Teks Sastra Novel Moga Bunda Disayang Allah dengan ilmu sosial ternyata dapat diketahui hal-hal yang terkait dengan kehidupan bermasyarakat, terutama pada kutipan-kutipan yang telah dianalisis dengan ilmu sosial banyal hal yang perlu kita ketahui dan kita pelajari untuk menjalani kehidupan bermasyarakat, dari cara kita berprilaku, berinteraksi sesama individu, dan bahkan bagaimana kita berbaur dengan sesama mahluk hidup dengan tidak membandingkan strata sosial kita.

2.      Saran
Saran peneliti kepada peneliti lain, setelah penelitian ini diharapkan lebih kreatif dalam meneliti dan menelaah kajian sastra berperspektif gender dengan menggunakan pendekatan sosiologi sastra. Inovasi-inovasi lain pun diharapkan akan hadir untuk melengkapi penelitian ini.


DAFTAR PUSTAKA
Endraswara, Suwardi. 2014. Metodologi Penelitian Sastra Bandingan. Jakarta: Bukupop.
Depdikbud. 1996. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta:Balai Pustaka.

Jayadi, Akhmad. 2012 “Arti Dan Makna Kasih Sayang”. 16 Mei 2016. Http://kalimatmotivasiku.blogspot.com/2012/10/arti-dan-makna-kasih-sayang.html.
Liye, Tere. 2006. Moga Bunda Disayang Allah. Jakarta: Republika Penerbit.
Sapardi Djoko Damono. 2005. Pegangan Penelitian Sastra Bandingan. Jakarta: Depdiknas.
Soekanto, Soerjono. 2006. Sosiologi  Suatu Pengantar. Jakarta: Rajawali Pers.
Sutardi, T. 2007. Antropologi Mengungkap Keragaman Budaya. Bandung: PT. Setia Purna Inves.

0 komentar:

Posting Komentar

 

Rhifaery's Room Template by Ipietoon Cute Blog Design and Bukit Gambang