PENCARIAN
JATI DIRI dalam NOVEL EDENSOR KARYA ANDREA HIRATA
A. PENDAHULUAN
Dalam wikipedia Indonesia,
Dekontruksi merupakan sebuah metode pembacaan teks. Dalam hal ini Dekontruksi menolak
pandangan bahwa bahasa memeliki makna yang pastry, tertentu, serta konstan
sebagaimana pandangan struktualisme klasik. Tidak ada ungkapan atau bentuk
kebahasaan yang bermakna tertentudan pasti. Hal ini yang menjadikan paham
dekontruksi ciri utama post-strukturalisme. Dengan menggunakan metode
dekontruksi dalam membaca teks atau sebuah karya sastra, di harapkan kita bisa,
melihat fakta-fakta lain dalam teks karya sastrasehingga tidak ada kemutlakkan
dalam memaknai karya sastra dan menghilangkan anggapan-anggapan yang sifatnya
absolut, serta menemukan hal-hal baru yang pada awalnya terabaikan.
Upaya memahami makna baru dengan
metode analisis Dekontruksi tersebut akan di terapkan penulis dalam melihat
wacana teks novel Edensor karya Andrea Hirata. Sebagaimana kita ketahui, novel
Edensor menarik untuk di teliti karena menampilkan bagaimana manusia menjalani
kehidupannya sebagai mahasiswa perantau ketika di hadapkan pada pilihan-pilihan
yang sulit. Novel Edensor, sangat berbeda dengan cerita laskar pelangi dan Sang
Pemimpi. Edensor mengambil setting tokoh-tokoh utamnya di luar negeri saat
tokoh utamanya, Ikal dan Arai mendapat beasiswa S2 di luar perancis. Dalam
Edensor, Andrea tetap menjadi ciri khasnya, yakni menulis kisah ironi menjadi
kisa parodi-parodi dan mentertawakan kesedihan dengan balutan pandangan tentang
culture shock ketika kedua tokoh utama tersebutyang berasal dari pedalaman
melayu di pulau Belitong tiba-tiba berada di Paris. Mimpi-mimpi untuk
menjelajah Eropa sampai Afrika dan menemukan keterkaitan yang tak terduga dari
pengalaman masa lalu mereka berdua.
Pencarian akan cinta sejati, menjadi motivasi yang menyemangati
penjajahan mereka, dari bekunya musim dingin di daratan Rusia di Eropa, sampai
panas kering gurun Sahara.
Di tengah masyarakat yang mengalami deradasi moral,
pengkajian terhadap karya-karya yang mampu memberikan perenungan dan pelajaran
hidup sangat di perlukan. Novel Edensor adalah salah satu obyek penelitian yang
menarik bagi penulis karena mengajarkan banyak hal kepada masyarakat. Salah
satunya bertahan dalam dunia yang berbeda merupakan sebuah perjuangan hidup
yang sesungguhnya. Serta berkeyakinan untuk menjunjung mimpi-mimpi. Karena
itulah pembacaan teks dengan alat Dekontruksi akan di mungkinkan menghasilkan
banyak pemaknaan. Itulah mengapa dekonstruksi bahwa makna terus mengalami
ambiguitas. Dan Dekontruksi semdiri memiliki tugas mengontruksi kembali debu
makna yang terbang bebas itu menjadi batu kembali.
Berdasarkan latar belakang tersebut, fokus
pembahasan permasalahan tulisan ini adalah:(1) Bagaimanakah deskripsi
dekontruksi kekuatan mimpi dalam novel Edensor karya Andrea Hirata, (2) Bagaimanakah
dekontruksi perjalanan tokoh Arai dan Ikal dalam menjalani penaklukkan
kehidupan, serta (3)Bagaimanakah dekontruksi kekuatan cinta yang menjadi pemicu
keyakinan dalam hidup mereka.
B. PEMBAHASAN
B.1 Mimpi Yang Merubah Segalanya
Dalam tertalogi sebelumnya, yakni Sang Pemimpi, sang
pengarang telah meracuni para pembacanya dengan kekuatan mimpi. Hal itu pulalah
yang akhirnya menjadikan karya-karyanya bersifat inovatif hingga akhirnya
meledak di pasaran. Dengan kekuatan sebuah mimpi, dua orang anak melayu, Ikal
dan Arai telah merubah nasibnya menjadi mahasiswa di Universitas Paris D’
Sarbonne.
Tanpa meninggalkan pesan mimpi, kini pengarang telah
mencoba menyajikan sesuatu yang baru lewat lewat novel ketiganya, yakni
Edensor. Sebuah novel yang menceritakan tentang pencarian jati seorang
petualang sejati, Ikal dan Arai. Hal itu dapat tercermin dengan cuplikan
pemikiran tokoh sebagai berikut:
Aku
ingin mendaki puncak tantangan, menerjang batu granit kesulitan, menggoda mara
bahaya, dan memecahkan misteri dengan sains. Aku ingin menghirup berupa-rupa
pengalaman lalu terjun bebas menyelami labirin lika-liku hidup yang ujungnya
tak dapat ku sangkah. Aku mendamba kehidupan dengan kemungkinan-kemungkinan
yang bereaksi satu sama lain seperti benturan molekul uranium: meletup tak
terduga- duga, menyerap, mengikat, mengandah, berkembang, terurai dan berpencar
ke arah yang mengejutkan. Aku ingin ke tempat tempat yang jauh di jumpai ragam
bahasa dan orang asing. Aku ingin berkelana menemukan arahku dengan membaca
bintang gemintang. Aku ingin mengarungi padang dan gurun-gurun, ingin melepuh
terbakar matahari, limbung di hantam angin dan menciut di cengkram dingin. Aku
ingin kehidupan yang menggetarkan, penuh dengan penaklukkan. Aku ingin hidup.
Merasakan sari pati hidup!
Ada bentuk baru dalam novel Adensor yang jarang di
ungkap oleh penulis lain. Novel ini bukan hanya mempengaruhi kita untuk
mengikuti pola pikir pengarang, bahkan menuntut. Seperti dalam kata-katanya,
novel ini menuntut kita agar tidak terbawa arus dalam menyelami kehidupan.
Kehidupan sebenarnya menakjubkan, jika kita memberanikan diri untuk memulai
petualangan. Kita perlu penaklukkan. Dan sebelum petualangan itu kita mulai,
alangkah baiknya jika kita mempunyai mimpi sebagai patokan kehidupan terlebih
dahulu.
Bermimpilah
tuhan akan memeluk mimpi-mimpi itu
Adalah sebuah
kata-kata yang di ucapkan oleh tokoh Arai sebagai penyemangat tokoh
Ikal. Ikal yang pada awalnya tidak percaya dengan mimpi dan menjadi lelah untuk
bermimpi, kini seakan-akan hidup kembali takkala Arai mengucapkan kata-kata
tersebut. Dari kata-kata itu, pengarang mencoba berpicara pada kita agar kita
tidak perlu merasa takut untuk bermimpi. Tidak takut pada keterbatasan keadaan.
Seorang motivator Ipho Santosa mengatakan Bermimpi besar itu tanda percaya pada
kebesaran Tuhan. Tuhan memang penentu takdir kita. Tapi tuhan juga akan bisa
merubah takdir kita jika kita berusaha ingin mengubahnya. Dan memulai dari
mimpi, Tuhan akan mempertimbangkan bagaimana nasib kita ke depannya.
B.2 Kekuatan Cinta
Dalam kehidupannya, sosok tokoh Ikal, hanya mengenal
satu cinta dalam hidupnya, yakni A-Ling. Gadis keturunan Tionghoa yang juga
penyebab Ikal ingin berkalana. Di mulai dari mencari namanya pada mesin seacrh
engine Ikalpun bertekat mencari A-Ling hingga ke penjuru negeri.Mulai dari
Italia, Rusia, Estonia, Spanyol, Islandia, Swiss, Rumania,Nigeria, hingga akhirnya
berakhir di Zaire. Namun, Iikal tidak serta merta menemukan sosok A-Ling.
Hingga sampai ada seorang perempuan warga Skotlandia bernama Nadinne Scott
berkata:
Sebenarnya
engkau telah menemukan A-Ling pada hidupmu.
Meskipun Ikal tidak menemukan sosok A-Ling,
sesungguhnya dia sudah bertemu dengannya pada dirinya. A-Linglah yang di yakini
sebagai cinta sejatinya, karena secara tidak langsung A-Ling telah memberikan
dorongan pada dirinya untuk mencarinya.
Dan tidak hanya Ikal yang setia pada cinta pertamanya,
begitupun juga dengan Arai, cintanya pada Zakiyah tidak mungkin pudar. Meskipun
ia telah di campakkan hampir sepuluh tahun tapi tetap kokoh berjuang. Bahkan
karena rasa cintanya yang mendalam, Araipun membuat puisi yang pernah dia
bacakan di depan pusara Jim Morrison:
Untuk
satu-satunya cinta di hidupku, Zakiyah Nurmala
Disini!
Disaksikan pusara Jim Morison, ku katakan padamu!
Rampas
jiwaku!
Jarah
Harga diriku!
Curi
masa depanku!
Rampok
semua milikku!
Sita!
Mengapa
kau masih tak mau mencintaikau
Zakiyah Nurmalah dan Jim Morison adalah dua orang
yang sangat penting bagi kehidupan Arai. Zakiyah sebagai cinta sejatinya,
sedangkan Jim Morison sebagai motivasi hidupnya. Tanpa keduanya, Arai bukanlah
apa-apa. Meskipun pada dasarnya Arai telah di campakkan oleh Zakiyah Nurmalah,
tapi cintanya tak pernah padam. Semakin sering Zakiyah mencampakkannya, semakin
dalam pulahlah rasa cintanya.
B.3Beribadah Bersekolah dan Berkelana
Kehidupan dengan menggantungkan beasiswa, tidaklah
semudah orang bayangkan. Ada saja permasalahan yang membuat tokoh Arai dan Ikal
untuk segera bertindak. Termasuk juga dengan kerja paruh waktu. Mereka
menjalani pekerjaan mulai dari menjadi tukang buka tutup restoran, dan berkerja
di pabrik boneka. Seorang guru dari masa kecil Ikal, Bu Muslimah pernah memberi
nasehat, bahwa jika ingin menjadi manusia yang berubah, jalanilah tiga hal.
Yakni Bersekolah, Banyak-banyak membaca alquran dan berkelana.
Dan berkelanaah yang menjadi tujuan mereka saat ini.
Atas usul dari seorang teman yang bernama Famke, Ikal dan Araipun mencoba
mencari peruntungan dalam dunia seni. Di pilihnya manusia patung sebagai obyek
seni yang akan di gunakannya.Seni adalah sesuatu yang sangat di hargai di negara-negara Eropakan
pertunjukan manusia patung di Italy, mereka telah mendapatkan benyak pesangon
sehingga membuatnya optimis untuk berkelana mengelilingi Eropa.
Dalam hal ini, pengarang mencoba membuktikan tentang
kekuatan mimpi.Dengan sebuah tekat dan kemauan yang kuat, akhirnya Ikal dan
Araipun mampu menjalani kehidupan yang begitu menakjubkan. Menjalani
penaklukkan demi penaklukkan di negeri orang dan sulit di percaya bahwa itulah
efekdari sebuah mimpi. Mimpilah yang membawa ke dua anak melayu itu mengenyam
pendidikan di luar negeri. Dan mimpilah yang membuat mereka untuk bisa
berkelana. Serta mimpilah yang membuat mereka untuk tetap bersyukur akan
karunia tuhan yang tiada batas.
C. KESIMPULAN
, Dekontruksi merupakan sebuah
metode pembacaan teks. Dalam hal ini Dekontruksi menolak pandangan bahwa bahasa
memeliki makna yang pastry, tertentu, serta konstan sebagaimana pandangan
struktualisme klasik. Tidak ada ungkapan atau bentuk kebahasaan yang bermakna
tertentudan pasti. Hal ini yang menjadikan paham dekontruksi ciri utama
post-strukturalisme. Dengan menggunakan metode dekontruksi dalam membaca teks
atau sebuah karya sastra, di harapkan kita bisa, melihat fakta-fakta lain dalam
teks karya sastrasehingga tidak ada kemutlakkan dalam memaknai karya sastra dan
menghilangkan anggapan-anggapan yang sifatnya absolut, serta menemukan hal-hal
baru yang pada awalnya terabaikan.
Proses kesimpulan berdasar analisis di atas adalah,
bahwa novel edensor merupakan sebuah novel non fiksi, yang dimana pengarang
mencoba mengunggkap tabir realitas yang selama ini tidak di ketahui oleh
khalayak umum. Melalui kekuatan sebuah mimpi, pengarang seolah-olah
menghipnotis pembaca dengan beberapa kata-katanya yang memang menghipnotis dan
memberikan pengaruh yang besar akan kesadaran masyarakat tentang hebatnya
sebuah mimpi.
0 komentar:
Posting Komentar